Penelitian ini menganalisis parameter hematologi kakap putih (Lates calcarifer) pada keramba jaring apung (KJA) di perairan Hila, Maluku Tengah, serta hubungannya dengan kualitas lingkungan. Hasil menunjukkan nilai hematologi ikan masih dalam kisaran fisiologis normal, namun bervariasi antar-KJA. Oksigen terlarut berhubungan positif dengan eritrosit dan hemoglobin, sedangkan amonia berhubungan negatif dengan hematokrit dan leukosit. Parameter hematologi terbukti menjadi indikator sensitif kesehatan ikan dan dasar perbaikan manajemen budidaya di KJA.
Copyrights © 2025