Jurnal Solum
Vol 15, No 1 (2018): JURNAL SOLUM

KLASIFIKASI BEBERAPA SUMBER BAHAN ORGANIK DAN OPTIMALISASI PEMANFAATANNYA SEBAGAI BIOCHAR

Sismiyanti Sismiyanti (Program Magister Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Andalas)
Hermansah Hermansah (Jurusan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Andalas)
Yulnafatmawita Yulnafatmawita (Jurusan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Andalas)



Article Info

Publish Date
23 Jan 2018

Abstract

Optimalisasi pemanfaatan bahan organik akan dapat dilakukan dengan mengetahui kualitas bahan organik tersebut. Kualitas bahan organik tidak hanya ditentukan oleh kandungan hara, namun juga kecepatan pelapukannya yang dilihat dari kandungan lignin, nisbah C/N, C/P, dan C/S.  Pengujian terhadap 24 jenis sumber bahan organik di Kota Padang ini telah dilakukan pada bulan November 2016-April 2017 di laboratorium kimia tanah Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan bahan organik berdasarkan kandungan haranya, menentukan bahan organik yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber biochar, dan mengkaji karakteristik dari biochar yang dihasilkan.  Parameter analisis bahan organik meliputi kadar air, C-total, N-total, P-total, K-total, C/N, C/S, C/P, dan kadar lignin.  Parameter analisis biochar meliputi kadar air,  kandungan N-total, C-total, P-total, K-total, S-total C/N, dan kadar abu. Dua puluh empat (24) sumber bahan organik yang tersedia, dapat disimpulkan bahwa berdasarkan kandungan haranya bahan organik  ini diklasifikasikan menjadi 2 yaitu : a)  bahan organik berkualitas tinggi, yang terdiri dari:  tithonia, krinyuh, gamal, kiambang, widelia, paku resam, azola, enceng gondok, alang-alang, jerami kacang tanah, jerami kedele, jerami jagung, kulit kakao, pupuk kandang ayam, pupuk kandang sapi, dan kulit jengkol, dan b) bahan organik berkualitas rendah yang dinyatakan berdasarkan kadar lignin, C/N, C/P dan C/S  yang tinggi, yang terdiri dari : jerami padi, sekam padi, pelepah kelapa sawit, tongkol jagung, tandan kosong kelapa sawit, ampas tebu, ampas kelapa sawit, dan serbuk gergaji. Bahan organik berkualitas rendah yang dioptimalkan untuk dimanfaatkan sebagai bahan biochar adalah jerami padi, sekam padi, dan tandan kosong kelapa sawit, dengan karakteristik kimia biochar yang dihasilkan memiliki C-total (28,86%), N-total (1,27%), P-total (0,28%), K-total (0,76%), S-total (0,21%), kadar abu (25,42%), C/N (22,72), C/P (103,07), dan C/S (137,43).Kata kunci : bahan organik, biochar.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

solum

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Environmental Science

Description

Focuses and scopes of Jurnal Solum is to publishes all aspects in the original research of soil science or review covering: Soil physic and soil conservation, Soil mineralogy, Soil chemistry and soil fertility, Soil biology and soil biochemical, Soil genesis and classification, Land survey and land ...