Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Green Accounting, Kinerja Lingkungan, Corporate Social Responsibility, serta Good Corporate Governance (Dewan Komisaris Independen dan Kepemilikan Institusional) terhadap Kinerja Keuangan (ROA) pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya praktik keberlanjutan dan tata kelola perusahaan dalam meningkatkan kinerja keuangan di tengah tuntutan regulasi dan tekanan stakeholder. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel terdiri dari perusahaan sektor pertambangan yang memenuhi kriteria purposive sampling dalam periode pengamatan lima tahun. Pengujian dilakukan secara parsial (uji t) dan simultan (uji F) untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel dan secara bersamaan terhadap kinerja keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel Corporate Social Responsibility dan Kepemilikan Institusional yang berpengaruh terhadap Kinerja Keuangan, sedangkan Green Accounting, Kinerja Lingkungan, dan Dewan Komisaris Independen tidak berpengaruh. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Variabel dominan yang paling berpengaruh terhadap kinerja keuangan adalah CSR. Temuan ini memberikan implikasi bahwa aktivitas sosial perusahaan menjadi faktor penting dalam mendorong kinerja keuangan, sedangkan aspek lingkungan dan tata kelola perlu lebih dioptimalkan agar dapat memberikan dampak finansial yang nyata.
Copyrights © 2025