Urgensi pengembangan media ini terletak pada perannya dalam menjembatani kesenjangan antara pembelajaran literasi dan pelestarian budaya lokal yang mulai tergerus oleh arus globalisasi.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pengayaan berbasis cerita rakyat Sumatera Selatan “Legenda Pulau Kemaro” sebagai media literasi bagi siswa sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh rendahnya minat literasi siswa serta terbatasnya ketersediaan media bacaan kontekstual yang mengandung nilai budaya lokal. Penelitian menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) dari Thiagarajan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan tes. Teknik analisis data pada penelitian ini untuk menguji kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan dari produk yang akan dibuat. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 137 Palembang pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pengayaan yang dikembangkan telah memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, dan efektivitas berdasarkan penilaian ahli dan uji coba kepada siswa kelas IV SD Negeri 137 Palembang. Media ini mampu meningkatkan minat baca siswa serta memperkenalkan nilai-nilai budaya lokal secara menarik dan kontekstual. Dengan demikian, media ini dapat dijadikan sebagai alternatif dalam upaya meningkatkan literasi siswa sekolah dasar melalui pendekatan berbasis kearifan lokal.
Copyrights © 2025