Penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan perilaku petani dalam mewujud- kan ketahanan pangan rumah tangga. Perbedaan ini terjadi karena petani di lahan basah sudah merasa aman terbantu dengan fasilitas air namun kurang dalam mengupayakan ketahanan pangan rumah tangga sedangkan petani di lahan kering berjuang untuk mengatasi kekeringan yang terjadi karena kondisi geografis sehingga menyebabkan petani lebih memiliki perilaku daya juang dan motivasi untuk mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan yang sangat berarti terutama bagi pengembangan kebijakan pemerintah sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga. Kata kunci : perilaku petani, motivasi dan ketahanan pangan rumah tangga.
Copyrights © 2013