Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk menilai bagaimana sintaks pembelajaran, tujuan pembelajaran, danrespon peserta didik ketika paradigma Problem Based Learning (PBL) diterapkan pada pengembangankemampuan perawatan wajah teknologi. 31 peserta didik kelas XII Kecantikan 3 SMK Negeri 2 Jombangberpartisipasi dalam studi kasus satu kali dengan menggunakan desain pra-eksperimen. Temuan penelitianmeliputi: (1) Sintaks metode Problem Based Learning (PBL) diterapkan pada kemampuan perawatan wajahdengan teknologi, dan hasilnya menunjukkan peringkat rata-rata 3,9 yang dinilai sangat baik. (2) Dengan nilairata-rata 85,48, nilai yang diperoleh lebih tinggi dari KKM yaitu ?65, yang menunjukkan bahwa hasil belajar siswasecara keseluruhan dinyatakan tuntas. (3) Tanggapan siswa menunjukkan bahwa 98% termasuk dalam klasifikasisangat memuaskan. Kesimpulan dari penelitian yaitu implementasi model Problem Based Learning berjalandengan sangat baik, menghasilkan keterampilan perawatan wajah dengan menggunakan teknologi yang lebihkompeten, melebihi kriteria ketuntasan minimal, dan mendapat tanggapan yang baik.Kata Kunci: .Problem Based Learning, perawatan wajah dengan teknologi
Copyrights © 2024