Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dengan kemandirian kebersihan pribadi pada anak tunagrahita usia 6-12 tahun di SLBN Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik. Metode: Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan potong lintang. Populasi penelitian terdiri dari 45 responden, dengan sampel akhir sebanyak 41 partisipan, yang dipilih secara acak sederhana. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tertutup untuk mengukur dukungan keluarga dan tingkat kemandirian higiene pribadi pada anak penyandang disabilitas intelektual. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman di SPSS 23. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa 22 responden (84,6%) menunjukkan dukungan keluarga yang kuat, yang berkorelasi dengan praktik kebersihan diri mandiri anak-anak mereka. Analisis statistik menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), dengan Rs = 0,639, yang menunjukkan hubungan yang kuat antara dukungan keluarga dan tingkat kemandirian kebersihan diri anak penyandang disabilitas intelektual usia 6-12 tahun. Kesimpulan: Tingkat dukungan keluarga yang lebih tinggi dikaitkan dengan kemandirian kebersihan pribadi yang lebih baik, menyoroti pentingnya memberikan stimulasi perkembangan yang tepat untuk mendukung pertumbuhan keterampilan perawatan diri pada anak-anak dengan disabilitas intelektual.
Copyrights © 2025