ABSTRAK Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis hubungan antara transformasi sistem informasi dan pengelolaan risiko pada bank syariah di era digital, dengan fokus pada mekanisme bagi hasil yang berlandaskan prinsip keadilan dan transparansi. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti pedoman PRISMA untuk memastikan transparansi dan akurasi dalam proses seleksi literatur. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pencarian artikel ilmiah dari berbagai database bereputasi seperti SINTA, DOAJ, dan Scopus, menggunakan kata kunci yang relevan dengan topik penelitian.Sebanyak 30 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola-pola temuan terkait pengaruh transformasi digital terhadap efektivitas manajemen risiko di bank syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi sistem informasi berperan penting dalam meningkatkan kemampuan bank syariah dalam mengidentifikasi, mengukur, dan mengendalikan risiko, khususnya pada produk-produk berbasis akad seperti mudharabah dan musyarakah. Sistem informasi digital juga terbukti berkontribusi dalam menjaga prinsip-prinsip syariah, meningkatkan efisiensi operasional, dan mendorong transparansi dalam pelaporan serta pengambilan keputusan.Meskipun demikian, tantangan seperti ketimpangan informasi, keterbatasan infrastruktur, dan kompleksitas algoritma digital masih menjadi hambatan dalam implementasinya secara menyeluruh. Kajian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan literatur ekonomi Islam dengan menawarkan kerangka integratif antara digitalisasi, manajemen risiko, dan kepatuhan syariah. Secara praktis, temuan ini berguna bagi regulator, pengembang sistem informasi, dan pelaku industri perbankan syariah dalam merancang solusi digital yang tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.
Copyrights © 2025