Latar Belakang : Sekolah yang berwawasan kesehatan dapat menciptakan PHBS yang baik disekolah. menjelaskan bahwa arti PHBS di sekolah adalah sekumpulan perilaku yang di praktikkan oleh peserta didik, guru,dan masyarakat lingkungan sekolah atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, sehingga secara mandiri mampu mencegah penyakit, meningkatkan kesehatannya, serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat. Adapun institusi pendidikan sebagai sasaran primer PHBS seperti yang dijelaskan oleh Kementerian Kesehatan bahwa isnstitusi pendidikan sekolah merupakan sasaran primer Ber PHBS yang mencakup semua aspek kesehatan secara utuh.(Tambuwun et al., 2019) Tujuan Penelitian : penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Hubungan pengetahuan dan sikap tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada siswa SMKN 7 jakarta Timur. Metode : desain studi cross-sectional dengan data primer yang disebar melalui kuesioner. Sampel sebenyak 535 siswa. Data yang sudah dikumpulkan akan dianalisa secara univariat untuk melihat prevalensi dan analisis bivariat chisquare (α = 0,05) Hasil : Adanya hubungan signifikan antara umur (p value 0,019), pendidikan (p value 0,002), pengetahuan (p value 0,000), sikap (p value 0,000), tempat cuci tangan (p value 0,001), kantin sekolah (p value 0,000), jamban (p value 0,000), pengaruh orang tua (p value 0,001), pengaruh teman sebaya (p value 0,000) dengan perilaku hidup bersih dan sehat pada siswa SMKN 7 Jakarta. Kesimpulan : faktor yang berpengaruh dengan PHBS di SMKN 7 Jakarta Timur adalah pengetahuan dan sikap Saran : Diharapkan sekolah dapat berkolaborasi bersama puskesmas terdekat untuk memberikan penyuluhan mengenai Kesehatan terutama penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah
Copyrights © 2024