Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran lingkungan sekolah dalam pengembangan komunikasi anak tunawicara di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Luragung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa sebagai subjek penelitian. Penelitian dilaksanakan di SLBN Luragung pada Juni–Desember 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SLBN Luragung berhasil menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan komunikasi anak tunawicara melalui berbagai upaya strategis. Penyediaan fasilitas khusus, seperti alat bantu komunikasi dan ruang terapi, menjadi elemen penting dalam mendukung proses belajar-mengajar. Selain itu, penerapan kebijakan pendidikan inklusif memungkinkan anak tunawicara untuk memperoleh layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhannya. Kolaborasi aktif antara pihak sekolah dan keluarga siswa turut memperkuat hasil pembelajaran dengan menciptakan kesinambungan pembinaan komunikasi di rumah dan sekolah. Secara keseluruhan, lingkungan di SLBN Luragung mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif, efektif, dan inklusif bagi anak tunawicara. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan sekolah yang dirancang secara komprehensif dapat menjadi faktor kunci dalam pengembangan komunikasi anak tunawicara. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi institusi pendidikan lain dalam mengembangkan program pendidikan yang inklusif dan mendukung anak berkebutuhan khusus.
Copyrights © 2025