Kerusakan ekosistem pesisir merupakan salah satu persoalan lingkungan yang hingga kini masih membutuhkan perhatian serius, terutama akibat abrasi pantai, alih fungsi lahan, dan rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan pesisir. Setiap tahunnya, kawasan pesisir mengalami tekanan yang semakin meningkat, baik dari aktivitas ekonomi maupun rumah tangga yang berdampak pada berkurangnya luasan hutan mangrove. Kondisi ini diperburuk dengan belum terbentuknya kebiasaan masyarakat dalam menjaga, menanam, dan merawat mangrove sebagai benteng alami pantai. Padahal, mangrove memiliki peran penting dalam melindungi garis pantai dan menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Kegiatan penanaman mangrove dilaksanakan di Pantai Batu Tunggal, Kabupaten Bangka oleh mahasiswa dan komunitas peduli lingkungan serta bekerja sama dengan Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Baturusa Cerucuk. Melalui kegiatan penanaman mangrove ini diharapkan dapat memberikan edukasi langsung mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif untuk berpartisipasi aktif dalam pelestarian pesisir. Program ini tidak hanya bertujuan menciptakan kawasan yang hijau dan bebas dari ancaman abrasi, tetapi juga menghasilkan dampak positif berupa peningkatan pengetahuan, kepedulian lingkungan, dan potensi pemanfaatan mangrove sebagai sumber pertahanan ekosistem pesisir yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025