Fenomena meningkatnya stres pada narapidana lanjut usia kasus narkotika di Lapas Kelas IIB Siborongborong menggambarkan kompleksitas persoalan dalam sistem pemasyarakatan Indonesia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi coping stres yang digunakan narapidana lanjut usia serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk memahami fenomena secara mendalam melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narapidana lansia menerapkan dua bentuk utama strategi coping, yaitu problem-focused coping yang berorientasi pada penyelesaian masalah melalui kegiatan pembinaan, ibadah, dan dukungan sosial, serta emotion-focused coping yang berfokus pada pengelolaan emosi melalui doa, penerimaan diri, dan interaksi dengan sesama narapidana. Strategi coping emosional lebih dominan karena keterbatasan fisik dan minimnya fasilitas rehabilitasi lansia di dalam lapas. Implikasi dari temuan ini menegaskan pentingnya program pembinaan dan rehabilitasi yang adaptif terhadap kebutuhan usia lanjut serta peningkatan layanan psikologis bagi narapidana untuk mendukung kesejahteraan mental mereka selama menjalani masa hukuman
Copyrights © 2025