Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis erbedaan prestasi kognitif dan efikasi diri antara siswa yang menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing didukung simulasi komputer dengan siswa yang menggunakan model discovery learning dan persentase sumbangan positif model pembelajaran inkuiri terbimbing didukung simulasi komputer terhadap prestasi kognitif dan efikasi diri siswa. Penelitian ini menggunakan jenis desain quasi eksperimen dengan sampel sebanyak 105 siswa dari seluruh siswa SMA di Aceh bagian utara dengan akreditasi B dan menggunakan cluster random sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes prestasi kognitif dan angket efikasi diri. Teknik analisis data menggunakan uji MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan jika terdapat perbedaan yang signifikan pada efikasi diri, namun tidak terdapat perbedaan signifikan pada prestasi kognitif siswa antara kelas kontrol dan eksperimen. Hasil sumbangan positif terhadap prestasi kognitif dengan kategori kecil (2,7%); efikasi diri dengan kategori sedang (10,4%). Model inkuiri terbimbing didukung dengan simulasi komputer dapat meningkatkan prestasi kognitif dan efikasi diri agar dapat mendukung ketercapaian SDGs khususnya pilar ke-4 tentang pendidikan berkualitas.
Copyrights © 2025