K-Dramas berkembang menjadi medium representasional yang membentuk persepsi global tentang Korea, termasuk realitas sosial di wilayah non-urban. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi kehidupan sosial masyarakat Pulau Jeju dalam When Life Gives You Tangerines dengan menyoroti nilai kekeluargaan, kesederhanaan, dan solidaritas komunitas. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis semiotika Roland Barthes melalui tahapan denotasi, konotasi, dan mitos atas tanda visual, dialog, dan setting naratif. Hasil menunjukkan bahwa keluarga berfungsi sebagai institusi pewarisan identitas dan harmoni sosial; kesederhanaan diproduksi melalui estetika lokal, praktik agraris, dan kedekatan ekologis; sementara solidaritas dimaknai lewat kerja kolektif, koperasi komunitas, dan peran haenyeo sebagai penopang ekonomi-budaya. Temuan memperkaya kajian media populer dan studi budaya Korea, serta memberi implikasi praktis bagi pengembangan konten kreatif dan narasi pariwisata yang etis, kontekstual, dan berpihak pada keberlanjutan nilai komunitas
Copyrights © 2025