Penggunaan obat tradisional di Indonesia masih menjadi pilihan masyarakat mengobati penyakit ringan. Studi ini dirancang untuk mengidentifikasi gambaran penggunaan obat herbal di kalangan penduduk Desa Kopen, terutama di kalangan warga RT 04 RW 07 Kecamatan Kartasura. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Metode pengambilan sampel yang diterapkan adalah purposive sampling dengan total responden sebanyak 85 orang yang merupakan warga RT 04 RW 07 di Desa Kopen, Kecamatan Kartasura. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan tujuan untuk mengukur persentase penggunaan obat tradisional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa jenis obat tradisional yang paling umum digunakan adalah jamu, mencapai 60%, dengan bentuk sediaan yang paling banyak adalah cairan sebanyak 37%. Sebagian besar responden menggunakan obat tradisional untuk menyembuhkan penyakit ringan, sebesar 52%, dan mereka memperoleh obat tersebut dari apotek serta toko jamu, sekitar 31%. Rata-rata durasi penggunaan obat tradisional adalah satu hari, yang tercatat 34%, dan alasan utama penggunaan obat tradisional adalah karena bahan yang digunakan berasal dari alam, yaitu 49%. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa mayoritas warga RT 04 RW 07 Desa Kopen, Kecamatan Kartasura memilih jamu sebagai obat tradisional mereka, didorong oleh fakta bahwa jamu terbuat dari bahan alami dan untuk mengatasi penyakit yang dianggap ringan.
Copyrights © 2025