Studi ini mengkaji kontribusi pelatihan, kompetensi, dan motivasi kerja dalam membentuk kinerja tenaga pendidik dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi di lingkungan SMK swasta Kota Tangerang. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan desain eksplanatori dan analisis berbasis Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data diperoleh melalui survei terhadap 206 tenaga pendidik dan dianalisis menggunakan SmartPLS. Hasil menunjukkan bahwa kompetensi (β = 0,636; p = 0,000) dan motivasi kerja (β = 0,235; p = 0,000) memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan kinerja. Sementara itu, pelatihan tidak memberikan kontribusi langsung yang berarti (p = 0,784), meskipun berkorelasi positif dengan kepuasan kerja (p = 0,050). Jalur mediasi melalui kepuasan kerja tidak signifikan untuk seluruh hubungan variabel eksogen. Model dinilai layak dengan Goodness of Fit sebesar 0,652 dan Q² di atas 0,60. Implikasi menunjukkan bahwa peningkatan kinerja lebih efektif dicapai melalui strategi penguatan kompetensi dan motivasi kerja. Desain pelatihan perlu disesuaikan agar lebih aplikatif dan relevan dengan tuntutan dunia kerja. Studi ini memberikan dasar empirik untuk pengembangan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia di sektor pendidikan vokasi.
Copyrights © 2025