Penelitian ini bertujuan menggambarkan praktik penggunaan media pembelajaran IPA di kelas VI pada sebuah sekolah dasar dengan sarana terbatas. Temuan observasi dan wawancara menunjukkan bahwa guru masih bergantung pada buku teks tanpa dukungan media tambahan, sehingga interaksi belajar menjadi kurang variatif dan siswa kesulitan memahami materi IPA yang bersifat abstrak. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan pengembangan media pembelajaran berbasis digital yang sederhana, seperti presentasi interaktif, video pembelajaran, dan poster digital edukatif yang dapat diakses melalui perangkat yang tersedia secara terbatas di sekolah maupun melalui gawai pribadi siswa. Penggunaan media digital yang tepat dapat meningkatkan minat belajar, mempermudah pemahaman konsep secara visual, serta memberikan alternatif pembelajaran yang lebih menarik dan kontekstual bagi siswa.
Copyrights © 2025