Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian limbah tauge dengan level yang berbeda dalam ransum terhadap produksi telur dan bobot telur puyuh. Menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan dan 3 ulangan sehingga terdapat 12 unit pengamatan, setiap unit percobaan terdiri dari 10 ekor puyuh dengan total 120 ekor puyuh. Masing-masing perlakuan terdiri atas P0: ransum tanpa limbah tauge (kontrol), P1: Ransum dengan limbah tauge 3%, P2: Ransum dengan limbah tauge 6%, P3: Ransum dengan limbah tauge 8%. Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa penambahan tepung limbah tauge pada level yang berbeda berpengaruh nyata (p≤0,05) terhadap produksi telur dan berpengaruh sangat nyata (p≤0,01) terhadap bobot telur puyuh. Rata-rata produksi telur puyuh berkisar antara 70,83% - 94,17%, sedangkan bobot telur puyuh rata-rata berkisar antara 11,73% - 12,64%. Disimpulkan bahwa pemberian tepung limbah tauge dalam ransum puyuh dengan konsentrasi 3% memberikan pengaruh terbaik terhadap produksi telur dan bobot telur puyuh (Coturnix-coturnix japonica).
Copyrights © 2022