Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap tolong-menolong dan kecerdasan emosional peserta didik dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada aspek akhlak, khususnya materi pokok sifat-sifat terpuji, melalui penerapan metode Discovery-Inquiry Learning pada kelas IIA SD Negeri 9 Bandar Dua. Observasi awal menunjukkan bahwa proses pembelajaran PAI sebelumnya kurang efektif dalam meningkatkan kecerdasan emosional, ditandai dengan rendahnya respon emosional peserta didik serta sifat pasif dalam kegiatan belajar. Metode Discovery-Inquiry Learning dipilih karena menekankan pendekatan emosional, memungkinkan peserta didik tidak hanya mengasah kemampuan intelektual tetapi juga meningkatkan pengelolaan emosi, motivasi diri, dan hubungan sosial di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tiga tahap: pra-siklus, siklus I, dan siklus II, masing-masing melibatkan prosedur perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 23 peserta didik kelas IIA. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kecerdasan emosional peserta didik, terlihat dari angket pra-siklus sebesar 65,40%, meningkat menjadi 72,84% pada siklus I, dan mencapai 76,92% pada siklus II. Observasi menunjukkan tren yang serupa, dari 57,5% pada pra-siklus meningkat menjadi 77,5% pada siklus II. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan metode Discovery-Inquiry Learning efektif dalam meningkatkan kecerdasan emosional peserta didik dalam pembelajaran PAI.
Copyrights © 2024