Kemiskinan merupakan salah satu isu krusial di Provinsi Jawa Timur, dengan distribusi yang tidak merata antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Penelitian ini bertujuan memetakan distribusi spasial kemiskinan di Jawa Timur. Data jumlah penduduk miskin dari BPS dan peta administrasi digunakan untuk menghasilkan peta tematik yang menggambarkan distribusi kemiskinan. Hasil analisis menunjukkan bahwa daerah perkotaan, seperti Kota Batu dan Kota Mojokerto, memiliki tingkat kemiskinan yang relatif rendah, sedangkan daerah pedesaan seperti Jember dan Probolinggo mencatatkan angka kemiskinan tertinggi. Visualisasi spasial ini memberikan wawasan penting bagi pengambilan kebijakan yang lebih terarah dan berbasis data.
Copyrights © 2025