Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transmisi harga komoditi jagung di Provinsi Sumatera Barat, dengan fokus pada hubungan antara harga di tingkat produsen dan konsumen. Menggunakan data time series dari tahun 2015 hingga 2024, penelitian ini menerapkan model Nonlinear Autoregressive Distributed Lag (NARDL) untuk menguji dinamika hubungan jangka pendek dan jangka panjang harga jagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga jagung konsumen memiliki pengaruh signifikan terhadap harga jagung produsen, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang Analisi didapatkan adanya asimetris harga antara harga jagung produsen ke harga jagung konsumen. Temuan ini memberikan wawasan yang penting bagi para pemangku kebijakan dan pelaku industri dalam merumuskan strategi yang tepat untuk menjaga stabilitas harga dan keberlangsungan produksi, sekaligus mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh petani dan produsen dalam sistem pasar yang ada.
Copyrights © 2025