Lulusan SMK masih mendominasi angka pengangguran di Indonesia, menunjukkan kurangnya kesiapan karier siswa dalam perencanaan karier di masa depan. Gap penelitian ini menunjukkan kemampuan siswa dalam memandang masa depan belum diikuti dengan kematangan karier yang sebanding, bertolak belakang dengan temuan sebelumnya yang menemukan hubungan positif antara FTP dan kematangan karier. Penelitian ini dilakukan untuk mengungkap hubungan yang signifikan antara future time perspective dengan kematangan karier siswa SMK 2 Surakarta jurusan otomotif. Metode yang digunakan yakni kuantitatif korelasional dengan teknik stratified sampling. Partisipan berjumlah 158 siswa kelas X, XI, XII. Instrumen berupa skala Likert hasil konstruksi dari skala FTP dan kematangan karier. Hasil uji reliabilitas variabel FTP (α=0.918 dengan indeks daya beda item antara 0.324-0.726), variabel kematangan karier (α=0.926 dengan indeks daya beda item antara 0.312-0,669). Data berdistibusi normal dengan hasil uji normalitas sebesar 0.065 (p>0.05) dan 0.200 (p>0.05) serta memiliki hubungan linear yaitu 0.482 (p>0.05). Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikasi 0.000<0.05 dengan koefisien korelasi 0.640, artinya terdapat hubungan positif yang kuat dan signifikan antara FTP dan kematangan karier. Implikasi dalam penelitian ini yaitu penguatan pandangan masa depan siswa mampu menjadi langkah efektif untuk meningkatkan kematangan karier.
Copyrights © 2025