Abstract Character education for adolescents, particularly in instilling the values of Indonesian independence. With the rapid development of technology, adolescents are increasingly familiar with various digital platforms that serve not only as entertainment but also have great potential in shaping character and strengthening nationalism. Educational apps such as Ruangguru, Khan Academy, and Quipper are effective means of conveying Indonesian history and the spirit of the nation's struggle through interactive learning methods. Similarly, educational games like The History Game can attract adolescents by presenting the history of independence in a fun and challenging way. Furthermore, social media platforms like Instagram, Twitter, and TikTok also play a crucial role as a platform for sharing creative national-themed content, ranging from short videos and infographics to digital campaigns that highlight the values of the independence struggle. Through these platforms, messages about patriotism can be conveyed in a way that is more relevant to adolescents' daily lives. This study used content analysis methods and interviews with adolescents who actively use educational apps, games, and social media to illustrate the extent to which digital technology contributes to national character education. The results show that digital technology has significant potential in introducing and strengthening the values of independence among adolescents. However, the main challenge lies in the tendency of teenagers to be more interested in entertainment content than educational content. Therefore, this study recommends collaboration between app developers, educators, and policymakers in creating content that combines entertainment and education, so that national messages can be conveyed effectively. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan teknologi digital dalam pendidikan karakter remaja, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai kemerdekaan Indonesia. Seiring pesatnya perkembangan teknologi, remaja semakin akrab dengan berbagai platform digital yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam membentuk karakter dan memperkuat semangat nasionalisme. Aplikasi edukasi seperti Ruangguru, Khan Academy, dan Quipper menjadi sarana efektif untuk menyampaikan materi sejarah Indonesia dan semangat perjuangan bangsa melalui metode pembelajaran yang interaktif. Demikian pula, game edukasi seperti The History Game mampu menarik minat remaja dengan menyajikan sejarah kemerdekaan dalam bentuk permainan yang menyenangkan dan menantang. Selain itu, media sosial seperti Instagram, Twitter, dan TikTok juga berperan penting sebagai ruang berbagi konten kreatif bertema kebangsaan, mulai dari video pendek, infografis, hingga kampanye digital yang mengangkat nilai-nilai perjuangan kemerdekaan. Melalui platform tersebut, pesan-pesan tentang cinta tanah air dapat disampaikan dengan cara yang lebih dekat dengan keseharian remaja. Penelitian ini menggunakan metode analisis konten serta wawancara dengan remaja yang aktif menggunakan aplikasi edukasi, game, dan media sosial, sehingga mampu menggambarkan sejauh mana teknologi digital berkontribusi dalam pendidikan karakter kebangsaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital memiliki potensi signifikan dalam memperkenalkan sekaligus memperkuat nilai-nilai kemerdekaan di kalangan remaja. Namun, tantangan utama terletak pada kecenderungan remaja yang lebih tertarik pada konten hiburan dibandingkan konten edukatif. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan adanya kolaborasi antara pengembang aplikasi, pendidik, dan pembuat kebijakan dalam menciptakan konten yang menggabungkan unsur hiburan dengan pendidikan, sehingga pesan kebangsaan dapat tersampaikan secara efektif.
Copyrights © 2025