Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kesadaran masyarakat dalam menjaga identitas nasional di tengah tantangan globalisasi, dengan fokus pada masyarakat Kelurahan Nelayan Indah, Kota Medan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 50 responden yang dipilih secara sengaja (purposive). Alat ukur dalam penelitian ini terdiri dari 19 pertanyaan yang dikelompokkan ke dalam empat aspek, yaitu kesadaran nasional, teknologi dan media, pendidikan, serta lingkungan keluarga dan sosial. Hasil menunjukkan bahwa tingkat kesadaran nasional masyarakat sangat tinggi, dengan nilai rata-rata 4,6 dari skala maksimal 5. Uji t menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara aspek kesadaran nasional dan penggunaan teknologi/media (p 0,001), namun tidak terdapat perbedaan nyata antara kesadaran nasional dengan aspek pendidikan dan sosial (p 0,05). Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa pendidikan, peran keluarga, dan komunitas sosial memiliki pengaruh besar dalam menjaga identitas nasional, sementara media digital menjadi tantangan tersendiri yang perlu dihadapi melalui peningkatan literasi kebangsaan.
Copyrights © 2025