Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa dampak signifikan dalam kehidupan manusia, termasuk pada hiburan digital. Salah satu tren terbaru adalah fitur foto polaroid pada Google Gemini yang memungkinkan pengguna mengunggah foto pribadi maupun tokoh publik untuk diubah menjadi gambar retro. Popularitas tren ini menghadirkan nilai-nilai kreatif, namun juga menimbulkan persoalan etika terkait privasi, keamanan data, serta hak potret dan martabat manusia. Penelitian ini bertujuan mengkaji integritas dan tanggung jawab profesional dalam pengelolaan data pengguna pada sistem AI melalui studi kasus tren polaroid. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berdasarkan studi literatur, studi kasus, dan observasi. Data yang digunakan meliputi kode etik profesi (ACM, IEEE, APTIKOM), kebijakan Google Gemini , serta artikel berita dan jurnal. Hasil menunjukkan adanya kesenjangan antara prinsip etika profesi dengan praktik aktual, terutama pada aspek transparansi dan akuntabilitas. Penelitian ini menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab profesional untuk memastikan AI berkembang selaras dengan etika.
Copyrights © 2025