Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pencapaian literasi sains siswa Indonesia yang tercermin dalam hasil PISA dan rapor pendidikan nasional, sehingga diperlukan model pembelajaran yang aktif dan kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah menguji efektivitas Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan literasi sains dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design di dua sekolah dasar gugus Diponegoro, Kota Salatiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua model berdampak positif terhadap peningkatan literasi sains dan hasil belajar, dengan skor rata-rata post-test PBL (81) lebih tinggi dibanding PjBL (77,26), serta uji-t signifikan (0,003 < 0,05). Disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inovatif berbasis PBL dan PjBL efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS dan literasi sains siswa sejak dini.
Copyrights © 2025