Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh inflasi, suku bunga, dan nilai tukar rupiah terhadap harga saham pada sektor ritel yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel. Sampel penelitian terdiri dari 22 perusahaan subsektor ritel yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan, yahoo finance, publikasi otoritas keuangan, dan data pasar saham. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh negatif terhadap harga saham, suku bunga berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham dan nilai tukar rupiah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham. Secara simultan, ketiga variabel makroekonomi tersebut berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi makroekonomi memiliki peran penting dalam menentukan kinerja saham di sektor ritel. Penelitian ini memberikan implikasi bagi investor, pelaku usaha, dan pembuat kebijakan untuk mempertimbangkan faktor-faktor makroekonomi dalam pengambilan keputusan investasi.
Copyrights © 2025