Degradasi nilai-nilai keluarga menjadi isu signifikan dalam masyarakat modern, ditandai dengan penurunan moral dan etika pada generasi muda akibat pengaruh globalisasi, teknologi, dan perubahan pola hidup. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pola asuh orang tua dalam membentuk karakter anak serta faktor-faktor yang menyebabkan degradasi nilai-nilai keluarga. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan dari wawancara dengan tiga responden yang menerapkan pola asuh berbeda: otoriter, demokratis, dan holistik. Hasil penelitian menunjukkan pola asuh yang demokratis dan konsisten cenderung menghasilkan karakter anak yang stabil dan kuat, sedangkan pola asuh otoriter atau permisif memiliki risiko membentuk karakter yang kurang matang. Tantangan utama dalam menjaga nilai-nilai keluarga meliputi pengaruh media sosial, perubahan peran gender, dan tekanan ekonomi. Selain itu, komunikasi terbuka dalam keluarga serta lingkungan rumah yang positif menjadi faktor kunci dalam membentuk karakter anak yang tangguh dan berintegritas.Kata kunci: Degradasi; Pola Asuh; Keluaga.
Copyrights © 2024