Penelitian ini bertujuan memetakan tren global penelitian pendidikan seni dalam penanaman nilai-nilai karakter melalui analisis bibliometrik terhadap 99 artikel terindeks Scopus pada periode 2020–2025. Data dianalisis menggunakan VOSviewer untuk memvisualisasikan tren publikasi, sebaran negara, kolaborasi penulis, serta keterkaitan kata kunci. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan konsisten jumlah publikasi, dengan Amerika Serikat, China, dan Spanyol sebagai kontributor utama, sementara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, mulai menunjukkan perkembangan positif. Analisis kata kunci mengidentifikasi tujuh klaster utama, dengan art education dan critical thinking sebagai tema dominan, disertai isu baru seperti liberal arts education, artificial intelligence, dan STEM. Peta kepadatan menegaskan fokus riset pada seni sebagai sarana strategis dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan empati, sekaligus membuka peluang kajian baru pada integrasi seni dengan teknologi, terapi, dan kurikulum lintas disiplin. Temuan ini menegaskan relevansi pendidikan seni sebagai instrumen pembentukan karakter di era global.
Copyrights © 2025