Wilayah Indonesia, terutama Pulau Sumatera, terletak di sekitar Cincin Api Pasifik (Ring of Fire), sehingga rentan terhadap bencana geologi seperti gempa bumi, tsunami, dan aktivitas vulkanik. Di wilayah ini terjadi tumbukan antara lempeng Indo-Australia dan Eurasia yang bergerak secara konvergen, menghasilkan zona subduksi sebagai sumber utama aktivitas seismik gempa bumi dan tsunami. Gempa megathrust adalah fenomena yang pernah terjadi akibat dari aktivitas ini, yang memberikan dampak besar pada lingkungan dan kehidupan masyarakat. Salah satu faktor yang memperparah dampak adalah kesulitan dalam memprediksi kejadian gempa sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan elemen-elemen penting dari gempa megathrust dan struktur geologi Indonesia, khususnya di Pulau Sumatera, sebagai informasi awal untuk upaya mitigasi bencana. Beberapa strategi mitigasi yang diusulkan dalam penelitian ini meliputi pembangunan infrastruktur tahan gempa, peta rawan tsunami, dan pengoptimalan sistem InaTEWS (Indonesian Tsunami Early Warning System). Diharapkan, upaya mitigasi ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan mengurangi dampak negatif, seperti kerusakan infrastruktur dan korban jiwa. Studi ini memberikan wawasan penting bagi pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam memahami gempa megathrust serta strategi untuk menghadapinya.
Copyrights © 2024