Kota Mataram masih kekurangan informasi mengenai rute pelayaan angkutan umum. Pada tahun 2018 Kota Mataram mendapatkan bantuan bus raya terpadu (BRT) yang beroperasi dengan system subsidi, namun dalam pelaksanaan operasi subsidi ditemukan berbagai macam masalah baik yang berupa maintenance dan feeder yang tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Mataram. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh skema rute pelayanan transportasi publik yang baik beserta jenis modanya di Kota Mataram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan Observasi. Data dikumpulkan melalui wawancara responden dan observasi lapangan untuk mengetahui tentang kepadatan dan waktu senggang aktivitas masyarakat yang menggunakan transportasi publik/umum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola pergerakan yang dominan dilakukan masyarakat adalah aktivitas rutin seperti aktivitas ekonomi dan pendidikan dengan asal tujuan pergerakan yang cukup beragam yaitu berasal dari zona eksternal maupun internal Kota Mataram. Pergerakan tersebut dilakukan dengan penggunaan transportasi pribadi, sehingga menunjukkan bahwa kapasitas serta tingkat pelayanan jalan tidak selalu dalam kondisi stabil.
Copyrights © 2025