Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program pencegahan tiga dosa besar pendidikan, yang meliputi perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi, di SMP Negeri 9 Gorontalo. Fokus kajian meliputi bentuk pelaksanaan program, respon warga sekolah, hasil yang dicapai, serta hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan siswa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program pencegahan tiga dosa besar pendidikan di SMP Negeri 9 Gorontalo dilakukan melalui sosialisasi, kegiatan ekstrakurikuler, integrasi dalam pembelajaran, serta penguatan tata tertib sekolah. Respon warga sekolah umumnya positif, terlihat dari adanya kesadaran akan pentingnya pencegahan perilaku negatif tersebut. Namun, hambatan yang dihadapi meliputi kurangnya pemahaman sebagian siswa, keterbatasan sarana pendukung, serta tantangan dalam pengawasan perilaku di luar sekolah. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada konsistensi pelaksanaan, dukungan semua pihak, dan adanya strategi pengawasan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025