cover
Contact Name
Murtiyana Sari
Contact Email
murtiyana.sari@universitasmulia.ac.id
Phone
+6285247539679
Journal Mail Official
farmasi@universitasmulia.ac.id
Editorial Address
Program Studi Farmasi Universitas Mulia Jl. Letjend Z.A. Maulani No. 9 Kel. Damai Bahagia Kota Balikpapan
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Pharmacia
Published by Universitas Mulia
ISSN : 30896142     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Pharmacia Jurnal merupakan Jurnal farmasi yang berisi artikel-artikel ilmiah yang meliputi bidang-bidang: farmasi klinis, manajemen farmasi, teknologi farmasi, dan bahan alam, serta penelitian-penelitian lain yang terkait dengan bidang-bidang tersebut. Terbit dua kali dalam setahun bulan Maret dan September. Pharmacia Jurnal pertama kali publikasi untuk Volume 1 No 1 Tahun 2023 oleh Program Studi Farmasi Universitas Mulia. Jurnal PHARMACIA adalah jurnal Program Studi Farmasi yang berfokus pada: Analisis Farmasi Farmakologi dan Toksikologi Farmasi Klinik Farmakognosi Fitokimia Bioteknologi Farmasi Formulasi dan Teknologi sediaan Manajemen Farmasi Undang - Undang dan Etika Kefarmasian
Articles 22 Documents
Analisis pengadaan obat antibiotik di Apotek Bio's Farma menggunakan metode analisis konsumsi Jihannisa, Putri; Linda Fauziah Ariyani; Vina Anasthasia Sagita
PHARMACIA Vol. 1 No. 1 (2023): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Procurement of drugs in pharmaceutical installations is a process of providing drug needs in health centers, one of which is in pharmacies. The aim of this study is to classify antibiotic drugs at Bio's Farma Pharmacy by their investment value to see how much spending is spent according to drug procurement at Bio's Farma pharmacies and their usage. required. The method used is the consumption method with ABC analysis to determine the investment value of the antibiotic drug. The results obtained are that group A with the number of types of drugs as many as 2 antibiotics has an investment value of Rp. 433,500,000.- and the percentage is 50%. Category B group, the number of drugs is 2 antibiotics, which has an investment value of Rp. 99,302,000, - with a percentage of 20%. And for the category C group, the number of drugs is 5 antibiotics with an investment value of Rp. 81,750,000, - with a percentage of 20%.
RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN PNEUMONIA DI RUMAH SAKIT "X" KOTA BALIKPAPAN PERIODE JANUARI - DESEMBER TAHUN 2022 Muhammad Rizal Setiawan; Linda Fauziah Ariyani; Warrantia Citta Citti Putri
PHARMACIA Vol. 1 No. 1 (2023): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan antibiotik empiris secara tidak terkendali sering kali menjadi permasalahan karena dapat menyebabkan terjadinya pertumbuhan bakteri yang tak terkendali dan meningkatkan terjadinya resistensi. Dengan demikian diperlukan evaluasi terhadap ketepatan pemberian antibiotik yang dinilai dalam beberapa aspek yaitu tepat indikasi, tepat pasien, tepat obat, tepat dosis dan tepat rute pemberian. Penelitian yang dilakukan secara observasional dengan metode cross-sectional melihat rekam medik pasien yang didiagnosa pneumonia. Pneumonia pada akhir-akhir ini banyak terjadi akibat prognosis dari COVID-19 dan terjadi peningkatan kasus pneumonia sehingga diperlukannya evaluasi terhadap penggunaan antibiotik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pada rumah sakit X di kota Balikpapan, dari 17 sampel yang didapatkan memiliki tingkat rasionalitas 100% dengan antibiotik terbanyak yaitu levofloxacin.
ANALISIS PENENTUAN KANDUNGAN HIDROKUINON DAN MERKURI DALAM FORMULASI KRIM PEMUTIH DAN LOTION BALIKPAPAN Novita, Puspita; Linda Fauziah Ariyani; Sapri; Murtiyana Sari; Muhammad Rizal Setiawan; Tri Nur Hasanah; Deby Sandri Febriyanti; Mayang Ramadani; Siti Tasyakuriah
PHARMACIA Vol. 1 No. 1 (2023): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merkuri dan hidrokuinon dalam skala kecil dilarang digunakan pada krim pemutih karena dapat meyebabkan kanker. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk megidentifikasi karakteristik dan kandungan hidrokuinon pada krim pemutih, menentukan kadar hidrokuinon serta terdapat pada krim pemutih yang banyak digunakan pada masyarakat di Kota Balikpapan. Terdapat empat sampel A, B, C, dan D dengan metode pengujian yaitu tes warna KI, tes nyala api dan tes pereaksi warna untuk mengetahui adanya merkuri dan hidrokuinon. Hasil uji kualitatif kandungan merkuri dan hidrokuinon pada krim pemutih yang tersebar di Kota Balikpapan terungkap tiga sampel yakni sampel A, B dan D diketahui mengandung merkuri dan dua sampel (sampel A dan B) mengandung hidrokuinon.
STUDI LITERATUR AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI EKSTRAK DAUN JARAK PAGAR (Jatropha curcas Linn.) TERHADAP BERBAGAI SAMPEL BAKTERI: STUDI LITERATUR AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI EKSTRAK DAUN JARAK PAGAR (Jatropha curcas Linn.) TERHADAP BERBAGAI SAMPEL BAKTERI Irmayanti, Irmayanti; Linda Fauziah Ariyani; Wury Damayantie
PHARMACIA Vol. 1 No. 1 (2023): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi covid-19 telah memicu peningkatan penggunaan antibiotik, dilaporkan 68,9% pasien covid-19 melaporkan penggunaan antibiotik sebelum masuk rumah sakit yang memicu peningkatan angka resistensi antibiotik. Daun jarak pagar (Jatropha curcas Linn.) merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang terbukti memiliki kemampuan antibakteri yang sangat baik. Tanaman ini mengandung berbagai zat yang berpotensi untuk digunakan sebagai obat, menurut berbagai penelitian. Masyarakat masih sering menggunakan berbagai obat tradisional sebagai bentuk pengobatan karena secara historis telah digunakan untuk menyembuhkan penyakit dengan efek samping yang lebih ringan dibandingkan pengobatan modern. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun tanaman ini dalam berbagai jenis pelarut. Alkaloid, saponin, tanin, fenol, dan flavonoid merupakan zat aktif yang terdapat pada ekstrak daun dari tanaman ini yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri dimana masing-masing senyawa memiliki mekanisme kerja yang berbeda. Metode penelitian berupa studi literatur dengan mengumpulkan sumber-sumber dari jurnal dalam dan luar negeri yang mungkin terdapat secara online dengan menggunakan mesin pencari Google Scholar. Populasi dalam penelitian ini dengan membaca artikel tentang sifat antibakteri ekstrak daun jarak pagar (Jatropha curcas Linn.) Sampel penelitian masing-masing berasal dari sepuluh jurnal nasional dan internasional. Aktivitas antibakteri ekstrak daun tanaman dipelajari dan hasilnya mengungkapkan klasifikasi zona hambat sedang hingga sangat tinggi. Untuk Escherecia coli, Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermis, Pseudomonas aeruginosa, Klebsiella pneumonia, dan Agrobacterium tumifaciens kategori zona hambat sangat kuat. Kategori zona hambat kuat untuk spesies bakteri Aspergillus niger. Bakteri Porphyromonas gingivalis berada pada kelompok zona hambat sedang.
EFEKTIVITAS POLIHERBAL TEH SASELIA (DAUN SALAM, SEREH DAN LABU SIAM) SEBAGAI ANTI KOLESTEROL PADA HEWAN UJI MENCIT Miftahul, Aulia
PHARMACIA Vol. 1 No. 2 (2023): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karena gaya hidup yang tidak sehat dan kurangnya aktivitas, kolesterol merupakan salah satu penyakit yang dapat menyerang siapa saja dan berujung pada penyakit jantung koroner. Karena mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin, minuman herbal seperti teh yang diseduh dengan daun salam, sereh, dan labu siam dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Hewan uji yang digunakan yakni mencit putih jantan yang diberi kuning telur puyuh dan propil tiourasil (PTU) pada pakannya selama 7 hari. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu eksperimental kontrol desain. Hasil penelitian diperoleh dari pengukuran kadar koleterol darah yang diambil sebelum dan sesudah induksi. Pada hari ke 7 sebelum memulai pengobatan, kadar kolesterol darah diperiksa. Setelah itu, masing-masing kelompok menerima terapi, yang meliputi akuades untuk kelompok kontrol negatif, atorvastatin untuk kelompok kontrol positif, dan infusa daun salam, sereh, dan labu siam dengan dosis yang sesuai untuk dosis I (1:1:1), dosis II (1:1:2), dan dosis III (2:2:1). Pada hari ke-1, 2, 3, dan 4,setelah pengobatan dilakukan pengukuran kadar kolesterol pada hewan uji. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok perlakuan berbeda secara signifikan satu sama lain. Berdasarkan pengukuran dosis herbal II daun salam, sereh, dan labu siam merupakan dosis yang paling efektif dalam menurunkan kolesterol.
HUBUNGAN REGIMEN TERAPI TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER MENGGUNAKAN KUESIONER EORTC QLQ C-30 DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA wahyuni, Fitri ayu; Woro Supadmi; Endang Yuniarti
PHARMACIA Vol. 1 No. 2 (2023): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker merupakan suatu kondisi sel yang telah mengalami kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya sehingga mengalami pertumbuhan sel yang tidak normal, cepat dan tidak terkendali. Efek kemoterapi berkaitan dengan penurunan kualitas hidup. Kualitas hidup pasien diukur menggunakan kuesioner EORTC QLQ-C30. Kualitas hidup merupakan persepsi setiap individu terhadap fungsinya dalam kehidupan. Kualitas hidup dipengaruhi oleh rejimen kemoterapi dan dapat dipengaruhi oleh jenis kanker , jenis kanker dalam hal ini berkaitan dalam menentukan rejimen kemoterapi. Pemilihan dan penentuan jenis rejimen kemoterapi didasarkan atas profil imunohistokimia dan hispatologi masing-masing pasien. Penelitian ini bertujuan utuk mengetahui hubungan rejimen kemoterapi dengan kualitas hidup pasien kanker di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan subjek penelitian semua pasien kanker yang menjalani kemoterapi periode September-Oktober 2020 dan memenuhi kriteria inklusi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis. Dari hasil analisis diperoleh tidak terdapat hubungan yang bermakna antara karakteristik pasien dan rejimen kemoterapi dengan nilai kualitas hidup pasien kanker (p>0,05).
PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN DI BPSILHK SAMBOJA DENGAN MEMBUAT FORMULASI SABUN CAIR DARI INFUSA DAUN (Clidemia hirta.): Praktik Kerja Lapangan Irmayanti, Irmayanti
PHARMACIA Vol. 1 No. 2 (2023): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan merupakan suatu aspek penting yang mempengaruhi quality of life pada individu anggota tubuh yang berperan penting untuk beraktifitas sehari-hari salah satunya tangan. Sabun cair merupakan suatu sediaan berbasis cair yang dapat digunakan untuk membersihkan kotoran yang ada di kulit, dibuat dari bahan dasar dengan ditambahkannya surfaktan, penstabil busa, pengawet, pewarna serta pewangi yang telah diizinkan, sehingga dapat digunakan untuk sabun mandi tanpa adanya iritasi pada kulit. Salah satu tumbuhan herbal yang dapat berperan dalam sediaan sabun cair ialah Daun herendong bulu (Clidemia Hirta). Tumbuhan herendong bulu (Clidemia Hirta) merupakan salah satu tanaman asli dari Negara tropis dengan nilai ekonomis serta banyak mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, tannin, dan steroid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis suatu sediaan sabun cair dari infusa daun herendong bulu (Clidemia Hirta). Metode penelitian yaitu eksperimental di Laboratarium. Hasil skrining fitokimia ekstrak Clidemia Hirta menunujkkan hasil positif bahwa ektrak dapat bersifat antimikroba dengan adanya senyawa tannin dan saponin, serta positif mengandung senyawa flavonoid, alkaloid dan steroid. Menurut SNI-2588-2017 untuk memenuhi kriteria dari sabun cair yang akan diuji, sabun cair pembersih tangan syarat Ph yang baik ialah 4-10, hasil produk sabun cair yang kami buat menghasilkan nilai pH 7-8 sehingga dapat dikatakan masih masuk dalam syarat SNI.
FORMULASI DAN ANALISIS FITOKIMIA SEDIAAN MASKER PEEL OF EKSTRAK BUAH LIMPASU (Baccaurea Lanceolata) Miftahul, Aulia
PHARMACIA Vol. 1 No. 1 (2023): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baccaurea lanceolata yang dikenal oleh masyarakat sebagai limpasu, telah lama digunakan sebagai obat sakit kepala, sakit perut, obat jerawat dan sebagai pengganti asam dalam makanan, serta untuk perawatan kulit dengan cara ditumbuk dan dioleskan pada bagian kulit yang akan terkena sinar matahari. Masker merupakan sediaan kosmetik untuk perawatan kulit yang memiliki banyak manfaat seperti memberikan kelembaban serta memperbaiki tekstur kulit. Efek yang dirasakan dari perawatan menggunakan masker yang mengandung antioksidan adalah revitalisasi, penyembuhan, penyegaran yang dapat memberikan manfaat sementara dan jangka panjang. Tujuan penelitian ini adalah untuk memanfaatkan kearifan lokal melalui buah eksotis khas Kalimantan buah Limpasu (Baccaurea lanceolata) dengan menformulasikan buah limpasu menjadi sediaan masker gel sebagai antioksidan. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental yang dilakukan di laboratorium farmasi Universitas Mulia Balikpapan dan laboratoriun di BPSILHK Samboja bulan Februari 2023. Hasil pengujian menunjukkan ekstrak buah limpasu (Baccaurea lanceolata) dapat diformulasikan menjadi sediaan masker peel off dengan variasi konsentrasi 4% telah memenuhi parameter uji evaluasi sediaan masker gel yang baik menurut SNI.
PERBANDINGAN KADAR FLAVONOID DARI EKSTRAK DAUN KELOR DAN DAUN KENIKIR DENGAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Pujiastuti, Yunita Ali; Sapri
PHARMACIA Vol. 2 No. 1 (2024): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun kelor dan daun kenikir yang biasa hanya digunakan sebagai bahan sayuran dapur, padahal memiliki segudang manfaat lain, untuk itu Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jumlah total kandungan flavonoid pada tanaman daun kelor dan daun kenikir dengan menggunakan spektrofotmetri UV-VIS. Daun kelor dan daun kenikir yang digunakan pada penelitian ini bersumber dari wilayah Balikpapan Timur. Hasil yang diperoleh menunjukkan total kandungan flavonoid pada daun kenikir yaitu 10,24% ± 1,224 atau 102,4 mgQE/g ekstrak lebih besar jika dibandingkan dengan total kandungan flavonoid pada daun kelor yaitu 9,08% ± 1,532 atau 90,8 mgQE/g ekstrak. Dimana sejalan dengan hasil rendemen kedua sampel Dimana rendemen ekstrak daun kenikir yaitu 7,17% lebih besar dibanding dengan ekstrak daun kelor yaitu 6,83% dengan metode pengeringan yang sama yaitu pada suhu 50 0C dengan menggunakan oven yang selanjutnya dilakukan proses ekstrasi dengan menggunakan metode maserasi. Dimana metode ekstrasi ini dipilih karena terbilang lebih efektif untuk mengikat senyawa fitokimia dan juga murah.
Analisis Efektivitas dan Biaya Penggunaan Obat Antikoagulan di Indonesia: Kajian Artikel Sagita, Vina Anasthasia; Sukmadryani, Yunilah
PHARMACIA Vol. 2 No. 1 (2024): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antikoagulan adalah salah satu terapi obat yang digunakan pada pasien yang menderita penyakit dengan sumbatan atau gumpalan. Berdasarkan hasil penelusuran awal harga obat-obat ini terbilang cukup tinggi dan efek samping yang terjadi pada setiap pasien bervariasi di Indonesia. Analisis Efektivitas Biaya (AEB) adalah salah satu analisis yang dapat menilai manfaat yang dikorelasikan dengan biaya sehingga pasien dapat mengoptimalkan efektivitas obat sesuai biaya yang dikeluarkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui evaluasi hasil AEB penggunaan obat antikoagulan dan antiplatelet pada pasien di Indonesia. Penelitian menggunakan studi literatur terkait dan menghasilkan data deskriptif. Hasil penelusuran di dapatkan 5 artikel yang relevan. Hasil kajian lima artikel ini menunjukkan bahwa obat antikoagulan digunakan sesuai kondisi pasien dan penyakitnya, tiga dari lima artikel menyampaikan fondaparinux memiliki nilai tertinggi baik dari segi efektivitas maupun efektivitas-biaya di banding yang lain.

Page 1 of 3 | Total Record : 22