PT Laksana Tekhnik Makmur menghadapi kendala dalam menjaga konsistensi kualitas dan efisiensi proses pengelasan cushion seat frame akibat variasi hasil dari pengelasan manual. Untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas, penelitian ini mengembangkan welding fixture yang tepat. Metodologi meliputi studi literatur, identifikasi produk, perancangan fixture, simulasi, dan analisis menggunakan perangkat lunak Finite Element Analysis (FEA). Hasil desain welding fixture berukuran 900 mm x 400 mm x 150 mm, tanpa clamp, dan menggunakan material SPHC serta SS 400 yang memenuhi standar kualitas dan titik kritis produk. Simulasi menunjukkan tegangan maksimum 0,816 MPa dengan sebaran minimum dan displacement tertinggi 0,007 mm dalam sebaran minimum. Faktor keamanan terendah adalah 15, lebih tinggi dari batas minimum yang diizinkan (nilai batas minimum 1). Yield strength material SPHC dan SS 400 masing-masing sebesar 248,225 MPa dan 344,756 MPa, serta tegangan von mises maksimum 0,816 MPa. Kesimpulan dari hasil analisis bahwa desain welding fixture aman dan efektif untuk digunakan dalam meningkatkan efisiensi dan konsistensi kualitas proses pengelasan di PT Laksana Tekhnik Makmur.
Copyrights © 2025