Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. Hipertensi menjadi masalah kesehatan secara global, karena tingginya frekuensi kejadiannya dan tingginya resiko untuk menjadi penyakit jantung dan pembuluh darah. Berdasarkan pengkajian yang dilakukan melalui observasi dan wawancara pada 50 KK di Desa Glundengan, Tanjungrejo, dan Kesilir, Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember didapatkan hasil jika masalah kesehatan terbanyak yang dialami oleh masyarakat usia dewasa dan lansia adalah hipertensi. Salah satu upaya atau intervensi yang dilakukan untuk mengendalikan hipertensi pada masyarakat adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang pengendalian hipertensi serta demonstrasi terapi pijat kaki untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dan terapi pijat kaki terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Desain penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan one-group pre-post test design. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat dengan usia dewasa dan lansia dengan hipertensi sejumlah 25 responden yang diambil menggunakan consecutive sampling. Uji statistik menggunakan t test paired sampel dengan nilai α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan 84% pengetahuan masyarakat terkait hipertensi mengalami peningkatan, 56% sikap masyarakat terkait hipertensi mengalami peningkatan, 52 % perilaku masyarakat terkait pengendalian hipertensi mengalami peningkatan, 68 % tekanan darah masyarakat dengan hipertensi mengalami penurunan dan p value = 0.000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendidikan kesehatan dan terapi pijat kaki berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Diharapkan perawat dapat memberikan pendidikan kesehatan dan mengajarkan terapi pijat kaki untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Copyrights © 2024