Kromatografi Gas (GC) merupakan metode analitik yang sangat penting dalam berbagai disiplin ilmu, termasuk farmasi, khususnya untuk mendeteksi dan menganalisis senyawa volatil dan semi-volatil seperti obat analgesik (misalnya, morfin, tramadol, dan diklofenak) dalam matriks biologis. Artikel ini membahas penggunaan berbagai detektor yang digabungkan dengan GC, seperti Spektrometri Massa (GC-MS), Detektor Ionisasi Nyala (FID), dan Spektroskopi Ultraviolet Vakum (GC-VUV), yang mampu meningkatkan sensitivitas dan akurasi dalam kuantifikasi senyawa obat. Peningkatan teknologi seperti GC dua dimensi (GC×GC) dan pengembangan sistem mikro-GC juga menawarkan efisiensi lebih tinggi dan pemrosesan data yang lebih cepat. Meskipun Begitu, tantangan seperti biaya operasional yang tinggi dan kebutuhan derivatisasi senyawa non-volatil masih memerlukan perhatian. Dengan terus berkembangnya inovasi seperti Artificial Intelligence (AI) untuk analisis data GC, metode ini terus berperan penting dalam industri farmasi dan forensik.Kata kunci: Kromatografi Gas, Obat Analgesik, Spektrometri Massa, Detektor Ionisasi Nyala, Spektroskopi Ultraviolet Vakum
Copyrights © 2025