Banjir lumpur dan longsor merupakan bencana alam yang sering terjadi di berbagai belahan dunia, menyebabkan kerugian ekonomi dan sosial yang signifikan serta mengancam ketersediaan air bersih untuk konsumsi manusia yang berasal dari daerah aliran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis dampak banjir lumpur dan longsor terhadap ketersediaan air bersih di Kecamatan Dondo. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi lapangan, analisis data sekunder, dan wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banjir lumpur dan longsor menyebabkan pencemaran air, kerusakan infrastruktur, dan gangguan terhadap pasokan air bersih. Lumpur, sedimen, dan limbah organik yang terbawa oleh banjir mencemari sumber-sumber air utama seperti sungai dan sumur, mengurangi kualitas air yang tersedia untuk konsumsi masyarakat. Selain itu, kerusakan infrastruktur termasuk saluran air dan instalasi pengolahan air bersih mengganggu distribusi air bersih ke masyarakat dari daerah aliran sungai (DAS). Dampak ini memiliki konsekuensi serius terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan risiko penyakit yang ditularkan melalui air dan mengganggu aktivitas sehari-hari yang bergantung pada pasokan air bersih. Oleh karena itu, upaya mitigasi yang efektif diperlukan untuk mengurangi risiko dan dampak banjir lumpur dan longsor terhadap ketersediaan air bersih di Kecamatan Dondo. Ini termasuk perencanaan tata guna lahan yang berkelanjutan, pengembangan sistem peringatan dini, pembangunan infrastruktur yang tahan terhadap bencana, serta program rehabilitasi pasca-bencana untuk memulihkan sumber air yang tercemar. Studi ini memberikan kontribusi penting dalam memahami kompleksitas interaksi antara bencana alam, ketersediaan air bersih, dan kesejahteraan masyarakat di daerah rentan terhadap banjir lumpur dan longsor. Temuan dan rekomendasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk pengembangan kebijakan dan strategi mitigasi yang lebih efektif dalam menghadapi tantangan ini di masa depan.
Copyrights © 2024