cover
Contact Name
Andi Muh. Ashad Sadiq
Contact Email
am_ashad_shadiq@uim-makassar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tekniksipil@uim-makassar.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan Km.9 Makassar 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Bangunan Konstruksi
ISSN : 30315654     EISSN : 30315646     DOI : 10.63877
Core Subject : Engineering,
Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi adalah Jurnal Penelitian Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar yang hadir sebagai bentuk implementasi dari tri dharma perguruan tinggi sebagai wadah publikasi bagi dosen yang meliputi bidang struktur, keairan, transportasi, manajemen konstruksi, geoteknik, geodesi, K3 konstruksi, mitigasi bencana, lingkungan, perencanaan wilayah dan kota serta bidang ilmu lainnya yang serumpun. Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi (JBK) ini dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Journal System (OJS) yang terbit dua kali dalam setahun yakni di bulan Mei dan November.
Articles 29 Documents
KAJIAN PERENCANAAN MITIGASI BENCANA DAERAH RAWAN TANAH LONGSOR DI KABUPATEN LUWU Musdalifah; Ashad Sadiq, Andi Muh
Jurnal Bangunan Konstruksi Vol 1 No 1 (2023): Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jbk.v1i1.33

Abstract

Tanah longsor merupakan bencana alam yang terjadi karena proses alami dalam perubahan struktur muka bumi, yaitu adanya gangguan kestabilan pada tanah atau batuan penyusun lereng. Kondisi topografi Kabupaten Luwu dengan luas wilayah sekitar 197.690,77 Ha atau 65,89% dari keseluruhan luas wilayah Kabupaten Luwu memiliki tingkat kemiringan diatas 40% sehingga Kabupaten Luwu termasuk salah satu daerah yang rentan terhadap bencana alam tanah longsor. Oleh sebab itu diperlukan adanya pengendalian pemanfaatan ruang atau wilayah sebagai antisipasi adanya pembangunan di daerah rawan longsor, yaitu berupa perencanaan mitigasi bencana longsor untuk mengurangi dampak dari bencana longsor. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kerawanan bencana longsor tiap kecamatan di Kabupaten Luwu dan merencanakan usulan pengendalian pemanfaatan ruang dan mitigasi bencana. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk menganalisis tingkat kerawanan longsor dan merencanakan pengendalian pemanfaatan ruang. Skoring pada tiap-tiap variabel atau parameter dilakukan untuk menganalisis tingkat kerawanan tiap kecamatan yang ada di kabupaten Luwu. Dari hasil analisis tersebut dapat diketahui sebaran tingkat kerawanan longsor di Kabupaten Luwu, yang dibagi menjadi tiga tingkat kerawanan yaitu tingkat kerawanan tinggi dengan luas 72.824 Ha, tingkat kerawanan sedang 78.614 Ha dan tingkat kerawanan rendah 142.139 Ha , selanjutnya diklasifikasikan daerah rawan longsor tiap kecamatan. Berdasarkan hasil analisis tingkat kerawanan tersebut diusulkan perencanaan pengendalian pemanfaatan ruang atau mitigasi bencana mulai dari pra bencana, saat bencana dan pasca bencana.
KAJIAN PENERAPAN SMK3 PADA PROYEK KONSTRUKSI REL KERETA API DI SULAWESI SELATAN Idrus, Ilham; Umar, Bowasis; Halim, Zainal Arifin
Jurnal Bangunan Konstruksi Vol 1 No 1 (2023): Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jbk.v1i1.34

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan hal yang sangat penting bagi proyek yang memiliki resiko kecelakaan kerja tinggi, khususnya yang berkaitan dengan pekerjaan konstruksi. Tetapi dalam kenyataan masih banyak kecelakaan kerja yang terjadi di lingkungan kerja, karena rendahnya penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), kondisi seperti ini mungkin disebabkan oleh adanya beberapa faktor yang dapat mempengaruhi. Penelitian ini mencoba memberikan jawaban tentang bagaimana standar dan pedoman SMK3 yang digunakan pada proyek konstruksi rel kereta api serta membahas bagaimana pengaruh dari penerapan SMK3 bagi perusahaan dan tenaga kerja itu sendiri. Analisis data dilakukan dengan menyusun dan membahas hasil interview dengan petugas K3, hasil observasi atau pengamatan langsung di lokasi proyek dan hasil evaluasi data-data SMK3 yang tersedia serta studi kepustakaan sebagai data pendukung. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa SMK3 telah direncanakan dan diterapkan dengan baik di lokasi proyek. Standar dan pedoman yang digunakan untuk mengatur sistem ini disusun dalam Rencana Mutu, Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan Proyek (RMK3LP). Penerapan SMK3 ini membawa pengaruh yang baik bagi perusahaan maupun tenaga kerja, hal tersebut terlihat dari jumlah tenaga kerja yang mengalami kecelakaan atau penyakit kerja masih tergolong rendah dan tidak memberikan pengaruh yang berarti bagi pelaksanaan pekerjaan.
Kajian Karakteristik Parkiran di Mall Ratu Indah Makassar Marzuki, Suci Fatmawati; Ashad Sadiq, Andi Muh
Jurnal Bangunan Konstruksi Vol 1 No 1 (2023): Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jbk.v1i1.35

Abstract

Budiati, A., & Imamah, N. (2014). Kajian Standarisasi Kebutuhan Satuan Ruang Parkir (SRP) Untuk Apartemen di Surabaya. Jurnal Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Surabaya, 12(24), 13–23. Gani, I., & Halisyah, N. (2019). Studi Sarana Perparkiran Dalam Rencana Pengelolahan Nipah Mall Kota Makassar. Jurnal Teknik Sipil MACCA, 4(3), 262–269. Lestari, F. A., & Apriyani, Y. (2014). Analisis Dampak Lalu Lintas Akibat Adanya Pusat Perbelanjaan Dikawasan Pasar Pagi Pangkalpinang Terhadap Kinerja Ruas Jalan. Forum Profesional Teknik Sipil, 2(1), 61474. Novier, A., Simanjuntak, G., Wicaksono, Y. I., & Indriastuti, A. K. (2015). Analisis Kebutuhan Ruang Parkir Paragon Mall Semarang. Jurnal Karya Teknik Sipil, 4(4), 141–154. Purnomo, E. A., Purnamasari, A., Purwanto, D., & Supriyono, S. (2014). Analisis kebutuhan ruang parkir untuk fakultas teknik universitas diponegoro kampus tembalang. Jurnal Karya Teknik Sipil, 3(4), 796–804. Susanto, A., Siahaan, Z. B., Setiadji, B. H., & Supriyono, S. (2014). Analisis Kinerja Lalu Lintas Jalan Urip Sumoharjo Yogyakarta. Jurnal Karya Teknik Sipil, 3(2), 456–464. Suthanaya, P. A. (2010). Analisis karakteristik dan kebutuhan ruang parkir pada pusat perbelanjaan di Kabupaten Badung. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 14(1).
Pengaturan Giliran Penggunaan Air Per Saluran Sekunder Pada Jaringan Irigasi Baliase Kiri Halim, Zainal Arifin; Marzuki, Suci Fatmawati
Jurnal Bangunan Konstruksi Vol 1 No 1 (2023): Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jbk.v1i1.36

Abstract

Jaringan irigasi sangat penting untuk sebagai penunjang di bidang pertanian, dikarenakan sebagai Upaya untuk pengaturan, pembagian sampai dengan pembuangan air Kembali. Setiap upaya untuk memanfaatkan air irigasi disebut pengelolaan irigasi. Ini termasuk pengoperasian dan pemeliharaan, pengamanan, pemulihan, dan peningkatan jaringan irigasi. Pengaturan Air pada jaringan irigasi ini sangat penting dikarenakan luasnya areal yang dilayani yaitu 7880 ha. Pada saat Qs atau Ketersedian air di bendung 0.7 - 100 % semua pintu bisa dibuka secara serempak, artinya semua pengguna air bis memanfaatkannya, akan tetap apabila ketersediaan air di bending Qs 70 – 50 % berarti dilakukan giliran untuk memanfaatkan air tersebut, yaitu 2/3 dari luasan areal irigasi dibuka kemudian 1/3 areal luasan irigasi memalui saluran sekunder di tutup. Begitupun apabila ketersediaan Air di bending Qs 50 – 30 % maka dilakukan penggiliran air yaitu 1/3 luasan areal iri gasi diairi melalui jaringan saluran sekunder, dan 2/3 dilakukan penutupan. Apabila ketersediaan air di bendung kurang dari 30% maka di proritaskan pada tanaman yang urgen membutuhkan air
Perencanaan Pengolahan Air Lindi pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Di Kecamatan Lasusua Kabupaten Kolaka Utara Sulawesi Tenggara Ashad Sadiq, Andi Muh; Musdalifah
Jurnal Bangunan Konstruksi Vol 1 No 1 (2023): Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jbk.v1i1.37

Abstract

Pengolahan sampah adalah pengumpulan, pengangkutan, pemrosesan pendaurulangan, atau pembuangan dari material sampah. Pengolahan sampah bisa melibatkan zat padat, cair, gas, atau radioaktif dengan metode dan keahlian khusus untuk masing- masing jenis zat. Air yang ada pada sampah hasil pembusukan umumnya mengandung bakteri dan kotoran lainnya yang dapat merembes ke dalam tanah. Lindi adalah limbah cair yang timbul akibat masuknya air eksternal ke dalam timbunan sampah. Tujuan penelitian adalah untuk memproyeksikan air lindi sampai 10 tahun kedepan dan merencanakan dimensi pipa lindi saluran sekunder dan primer. Penelitian ini menggunakan metode pengambilan data Intensitas Hujan Maksimum dan Metode Thorntwaite. Jaringan pengumpul lindi yang digunakaan pada perencanaan yaitu dengan pola tulang ikan. Pipa jaringan pengumpul lindi di dasar TPA berfungsi untuk mengalirkan lindi yang terbentuk dari timbunan sampah ke kolam penampung lindi. Jaringan pengumpul lindi dapat berupa pipa HDPE berlubang yang dilindungi oleh gravel. Tipe jaringan disesuaikan dengan kebutuhan seperti luas TPA, tingggi timbunan, debit lindi dan lain-lain. Dari hasil analisa perhitungan timbulan lindi untuk 10 tahun kedepan (tahun 2032), yaitu: 1075.215 m3/tahun, dengan volume sampah 9915,303 m3/tahun dan luas zona 1652,551 m2/tahun. Model jaringan pipa lindi yang digunakan dalam perencanaan Sistem Pengolahan Air Lindi adalah model jaringan pola tulang ikan dengan diameter pipa saluran primer yang digunakan adalah 4”, dan diameter pipa saluran sekunder adalah 8”.
Pengembangan Distribusi Air Bersih di Kecamatan Polombangkeng Utara Kabupaten Takalar Arsyad
Jurnal Bangunan Konstruksi Vol 2 No 1 (2024): Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jbk.v2i1.42

Abstract

Water is an essential element of the environment and a source of life for humans. Both humans and life on Earth cannot exist without water. Water will become more and more necessary as development, education, and living standards rise (Mampuk et al., 2014). The purpose of this study is to assess the drinking water network's capacity in Takalar Regency's North Polombangkeng District and to examine the viability of expanding drinking water distribution. The Hardy cross method, the geometric method, and the arithmetic method are all used in this study. The Takalar Regency's inhabitants are able to get their drinking water needs met thanks to the presence of shallow wells that are about 8 meters deep and have a 10 liters per second capacity. These wells are pumped to the top of a 250 m3 reservoir. This facility provides services to 13 public hydrant units and 386 house connections. The installation is hampered by the extremely low water flow during the dry season, which necessitates the assistance of a water tanker from PDAM Takalar city. Based on the analysis's findings, the North Polombangkeng District's clean water network can currently handle 10 liters per second. The Takalar City PDAM IPA, with a capacity of 645 liters/second, can provide clean water for the potential development of distribution in the North Polombangkeng District, although only 80 liters/second are actually used. As for the next ten years, the development of clean water distribution in Takalar Regency's North Polombangkeng District is still quite safe, with a projected 38,859 liters/second (3,357,417.6 liters/day) need for clean water in 2023.
Evaluasi Elastisitas dan Angka Poison Kolom Granular yang di Perkuat dengan Rangbesi Suwahyo, Chaidir; Utami, Risha
Jurnal Bangunan Konstruksi Vol 2 No 1 (2024): Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jbk.v2i1.46

Abstract

Untuk membuka daerah yang masih terisolasi, pembangunan infrastruktur, khususnya infrastruktur transportasi, selalu menjadi prioritas utama. Pembangunan infrastruktur jalan adalah salah satu proyek infrastruktur yang terus berkembang dan berkembang. Keadaan tanah dasar yang tidak memenuhi standar adalah masalah utama dalam proyek ini. Tanah dasar yang baik sangat penting untuk pondasi bangunan, seperti gedung, jalan, dan bangunan air. Tujuan penelitian adalah menentukan kapasitas kekuatan material granular sintesis tanah lunak stabilisasi semen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimental uji pembebanan pada elemen kolom dengan isian granular sintesis dengan perkuatan rangbesi dengan permodelan skala laboratorium. Laboratorium mekanika tanah adalah tempat penelitian ini dilakukan. Untuk komposisi campuran granular sintetik, hasil pengujian CBR dan kuat tekan menunjukkan bahwa penambahan semen sebesar 12,5% dari berat contoh tanah dan penambahan air sebesar 1,9.
Mitigasi Bencana Banjir Akibat Longsor pada Daerah Aliran Sungai Terhadap Ketersediaan Air Bersih di Kecamatan Dondo Idrus, Ilham; Umar, Bowasis
Jurnal Bangunan Konstruksi Vol 2 No 1 (2024): Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jbk.v2i1.47

Abstract

Banjir lumpur dan longsor merupakan bencana alam yang sering terjadi di berbagai belahan dunia, menyebabkan kerugian ekonomi dan sosial yang signifikan serta mengancam ketersediaan air bersih untuk konsumsi manusia yang berasal dari daerah aliran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis dampak banjir lumpur dan longsor terhadap ketersediaan air bersih di Kecamatan Dondo. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi lapangan, analisis data sekunder, dan wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banjir lumpur dan longsor menyebabkan pencemaran air, kerusakan infrastruktur, dan gangguan terhadap pasokan air bersih. Lumpur, sedimen, dan limbah organik yang terbawa oleh banjir mencemari sumber-sumber air utama seperti sungai dan sumur, mengurangi kualitas air yang tersedia untuk konsumsi masyarakat. Selain itu, kerusakan infrastruktur termasuk saluran air dan instalasi pengolahan air bersih mengganggu distribusi air bersih ke masyarakat dari daerah aliran sungai (DAS). Dampak ini memiliki konsekuensi serius terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan risiko penyakit yang ditularkan melalui air dan mengganggu aktivitas sehari-hari yang bergantung pada pasokan air bersih. Oleh karena itu, upaya mitigasi yang efektif diperlukan untuk mengurangi risiko dan dampak banjir lumpur dan longsor terhadap ketersediaan air bersih di Kecamatan Dondo. Ini termasuk perencanaan tata guna lahan yang berkelanjutan, pengembangan sistem peringatan dini, pembangunan infrastruktur yang tahan terhadap bencana, serta program rehabilitasi pasca-bencana untuk memulihkan sumber air yang tercemar. Studi ini memberikan kontribusi penting dalam memahami kompleksitas interaksi antara bencana alam, ketersediaan air bersih, dan kesejahteraan masyarakat di daerah rentan terhadap banjir lumpur dan longsor. Temuan dan rekomendasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk pengembangan kebijakan dan strategi mitigasi yang lebih efektif dalam menghadapi tantangan ini di masa depan.
Analisa Risiko Emisi GHG terhadap Kesehatan Masyarakat di Sekitar TPA Tamangapa di Kota Makassar Nurfadillah; Imran, Imam Hafidz
Jurnal Bangunan Konstruksi Vol 2 No 1 (2024): Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jbk.v2i1.49

Abstract

Sampah yang terdapat di TPA dengan sistem Open Dumping seperti TPA Tamangapa Kota Makassar dan tertimbun selama beberapa tahun akan menimbulkan beberapa risiko lingkungan, salah satunya adalah pencemaran emisi gas rumah kaca. IPCC tahun 2022 dalam menyebutkan bahwa sektor limbah merupakan penyumbang emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 3,9% dari total emisi GRK lainnya. Salah satu gas rumah kaca berbahaya yang dihasilkan oleh sampah di TPA bagi kesehatan dan kondisi iklim, menurut Protokol Kyoto (1997) adalah gas metana (CH4) (Lando et al., 2021) .TPA Tamangapa telah menjadi tempat pembuangan sampah di kota Makassar selama hampir 30 tahun, dengan rata-rata timbulan sampah perhari mencapai 300-700 ton perhari. Tujuan penelitian ini adalah menghitung besaran potensi emisi gas CH4 di TPA Tamangapa menggunakan software LandGEM v.3.02 dan potensi risiko lingkungan berupa besaran risiko beban ekonomi yang ditimbulkan akibat gangguan pernapasan masyarakat yang disebabkan oleh paparan emisi gas metana (CH4) TPA Tamangapa. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil berupa produksi gas CH4 dari proses degradasi sampah di TPA Tamangapa dengan menggunakan software pemodelan LandGEM mulai tahun 1995 adalah sebesar 6,921 x 102 Mg/tahun, kemudian mengalami peningkatan hingga tahun 2026 sebesar 1,964 x 104 Mg/tahun. Total biaya risiko kerugian ekonomi atau beban ekonomi berupa biaya pengobatan yang harus dikeluarkan oleh masyarakat sekitar TPA Tamangapa sebesar Rp. 959.320.000 pada tahun 2019 dan didapatkan hasil total biaya risiko per emisi sebesar Rp. 61.199,299/Mg emisi CH4.
Evaluasi Penanganan Banjir pada Kabupaten Luwu Utara Kecamatan Mappedeceng Desa Kapidi Taratallu Marzuki, Suci Fatmawati; Musdalifah S; Halim, Zainal Arifin
Jurnal Bangunan Konstruksi Vol 2 No 1 (2024): Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jbk.v2i1.50

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Banjir adalah suatu keadaan dimana suatu daerah tergenang air dalam jumlah besar. Banjir dapat terjadi karena dua faktor yaitu antropogenik dan faktor alam. Banjir di Desa Kapidi Kecamatan Mappedeceng Kabupaten Luwu Utara merupakan bencana banjir yang terjadi akibat hujan deras dengan intensitas tinggi dan jebolnya tanggul yang terkait dengan pembangunan saluran irigasi yang belum selesai dan tidak berfungsi. Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi terhadap kebijakan penanganan banjir di Desa Kapidi, Mappedeceng, seiring dengan diterapkannya kebijakan seperti tahap tanggap darurat. Analisis data pada penelitian ini meliputi pengkajian dan implementasi pengelolaan banjir di desa Kapidi. Evaluasi meliputi efektivitas, efisiensi, kesesuaian, keadilan, konsistensi, dan daya tanggap. Implementasinya meliputi komunikasi, sumber daya, penjadwalan, dan birokrasi. Rekomendasi peneliti mengenai cara penanganan banjir di Desa Kapidi, Distrik Mapedecheng, Prefektur Beilugwu antara lain perlunya komunikasi yang baik antara pemerintah desa yaitu pemerintah pusat, dan fasilitas yang memadai untuk menangani banjir dan kemungkinan akan terjadi.

Page 1 of 3 | Total Record : 29