Dalam dunia konstruksi, pemilihan material yang tepat sangat penting untuk memastikan keberhasilan proyek, terutama dalam pembangunan gedung bertingkat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kekuatan antara beton pracetak dan beton cor dalam konteks proyek gedung bertingkat. Metode kualitatif digunakan untuk mengeksplorasi karakteristik, kelebihan, dan kekurangan masing-masing jenis beton berdasarkan studi literatur dan wawancara dengan para ahli di bidang konstruksi. Beton pracetak, yang diproduksi di pabrik dan kemudian dipindahkan ke lokasi konstruksi, dikenal memiliki kontrol kualitas yang lebih baik dan waktu pemasangan yang lebih cepat. Di sisi lain, beton cor yang dicampur dan dituangkan langsung di lokasi menawarkan fleksibilitas desain yang lebih besar tetapi dapat menghadapi tantangan dalam hal pengendalian kualitas dan waktu pengerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kedua jenis beton memiliki aplikasi yang sesuai dalam proyek gedung bertingkat, pilihan antara keduanya harus mempertimbangkan faktor-faktor seperti biaya, waktu pengerjaan, serta kebutuhan struktural spesifik dari proyek tersebut.
Copyrights © 2025