Potensi masalah yang dapat mengancam keberlanjutan pertanian dan kesuburan tanah adalah erosi tanah, terutama pada lahan perkebunan kelapa sawit di Desa Lumut yang memiliki berbagai macam kemiringan lereng. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Memprediksi tingkat erosi tanah menggunakan metode USLE, Mengetahui tingkat indeks bahaya erosi (IBE) dengan menggunakan metode erosi yang dapat ditoleransi, dan tindakan konservasi yang dapat dilakukan pada lahan kelapa sawit di Desa Lumut, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau. Titik pengamatan diambil sebanyak 22 titik pengamatan pada 8 satuan lahan, pada setiap satuan lahan memiliki jenis tanah dan kemiringan lereng yang berbeda "“ beda. Kemudian, data dianalisis menggunakan persamaan USLE (Universal Soil Loss Equation) Hasil penelitian nilai erosi aktual tertinggi terdapat pada SL 7 yaitu sebesar 3922,66 ton/ha/thn, sedangkan untuk erosi aktual yang terendah terdapat pada SL 6 sebesar 879,73 ton/ha/thn. Indeks bahaya erosi tertinggi terdapat pada titik SL 7 sebesar 55,95 dan indeks bahaya erosi terendah berada pada titik SL 6 sebesar 14,76. Tindakan konservasi yang dapat dilakukan untuk menekan besarnya erosi tanah dengan menggunakan tindakan konservasi penanaman tanaman penutup tanah rendah pada tanaman perkebunan dengan kerapatan tinggi dari hasil perhitungan tindakan konservasi tersebut mampu mengurangi tingkat bahaya erosi secara signifikan.
Copyrights © 2025