Pusat Kesehatan Masyarakat (PUSKESMAS) dan rumah sakit sebagai salah satu sarana kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat memiliki peran yang sangat strategis dalam mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Oleh karena itu Puskesmas dituntut untuk memberikan pelayanan yang bermutu yang memuaskan bagi pasiennya sesuai dengan standar yang ditetapkan dan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakatnya. Rendahnya kinerja pelayanan akan membangun citra buruk pada Puskesmas maupun rumah sakit, di mana pasien yang merasa tidak puas akan menceritakan kepada rekan-rekannya. Begitu juga sebaliknya, semakin tinggi kinerja pelayanan yang diberikan akan menjadi nilai plus bagi rumah sakit dan Puskesmas, dalam hal ini pasien akan merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan. Hasil pemantauan Pusat Informasi Kesehatan (PIK) diketahui bahwa untuk satu orang pasien di Puskesmas dibutuhkan waktu tunggu di loket 10 menit, di ruang periksa 15 sampai 20 menit dan ditempat resep biasa mencapai 15 menit, jadi untuk satu kali kunjungan pasien membutuhkan waktu 45 menit sampai 1 jam. Untuk mecapai derajat kesehatan yang optimal yang memuaskan bagi pasien melalui upaya kesehatan perlu adanya pelayanan yang baik yang diberikan oleh pegawai oleh sebab itu dituntut kinerja yang tinggi dari pegawai. Kinerja pelayanan pada RSU Toli-Toli dan beberapa Puskesmas masih belum sesuai dengan keinginan masyarakat karena masih seringnya terdengar keluhan pasien maupun keluarganya dimana masih seringnya pegawai Puskesmas yang lambat dalam memberikan pelayanan, pasien sering menunggu lama untuk mendapatkan giliran dilayanani oleh pegawai. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menggambarkan kinerja pelayanan RSU Toli-Toli, baik dari segi kuantitas, kualitas, dan ketepatan waktu penyelesaian pekerjaan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif yang bersifat deksriptif yang memberikan gambaran tentang permasalahan yang akan diteliti dalam bentuk angka-angka.
Copyrights © 2022