Fenomena yang nampaknya menjadi rahasia umum dikemas dalam film religi yang kontroversial berjudul Tuhan, Izinkan Aku Berdosa, merupakan film yang cukup berani karena terasa begitu dekat dengan keseharian di masyarakat kita. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji representasi hambatan dakwah yang terdapat dalam film "Tuhan, Izinkan Aku Berdosa." Terdapat fokus permasalahan, yaitu Bagaimana representasi hambatan dakwah dalam film “Tuhan, Izinkan Aku Berdosa”. Untuk menjawab permasalahan di atas maka peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Representasi hambatan dakwah dalam film ini memberikan wawasan mendalam mengenai kompleksitas dakwah di zaman modern, serta bagaimana media seperti film dapat menjadi alat yang efektif untuk menyampaikan dan mengekplorasi isu-isu keagamaan yang sensitif.
Copyrights © 2024