Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Status Gizi Pada Bayi Usia > 6 Sampai 12 Bulan Di Wilayah Puskesmas Padang Batung

Mariah (Unknown)
Rafidah (Unknown)
Megawati (Unknown)
Vonny Khresna Dewi (Unknown)



Article Info

Publish Date
21 Aug 2025

Abstract

Exclusive breastfeeding is the practice of providing only breast milk to infants from birth until 6 months without additional food or drink, except for medications. At Padang Batung Health Center, exclusive breastfeeding coverage increased from 50% in 2023 to 64.3% in 2024, but remains below the national target of 80%. This study aimed to analyze the relationship between exclusive breastfeeding and nutritional status of infants aged >6 to 12 months. An analytic observational study with a case-control design was conducted on 112 infants (1:1). The variables were exclusive breastfeeding and nutritional status, with secondary data analyzed using the chi-square test. Results showed that among 72 infants (64.3%) who received exclusive breastfeeding, 9.8% were malnourished, 80.4% had good nutrition, and 9.8% were obese, while of the 40 infants (35.7%) without exclusive breastfeeding, 20% were malnourished, 70% had good nutrition, and 10% were obese. Chi-square analysis revealed a significant relationship between exclusive breastfeeding and nutritional status (p<0.05). In conclusion, exclusive breastfeeding is significantly associated with the nutritional status of infants. Abstrak ASI eksklusif merupakan pemberian hanya Air Susu Ibu kepada bayi sejak lahir hingga usia 6 bulan tanpa tambahan makanan atau minuman lain, kecuali obat-obatan. Di Puskesmas Padang Batung, cakupan ASI eksklusif meningkat dari 50% pada tahun 2023 menjadi 64,3% pada tahun 2024, namun masih di bawah target nasional sebesar 80%. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pemberian ASI eksklusif dengan status gizi bayi usia >6 hingga 12 bulan. Metode penelitian menggunakan observasional analitik dengan desain case-control pada 112 bayi (1:1). Variabel penelitian meliputi pemberian ASI eksklusif dan status gizi, dengan data sekunder yang dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan dari 72 bayi (64,3%) yang memperoleh ASI eksklusif, 9,8% mengalami gizi kurang, 80,4% gizi baik, dan 9,8% obesitas; sedangkan 40 bayi (35,7%) yang tidak memperoleh ASI eksklusif terdiri dari 20% gizi kurang, 70% gizi baik, dan 10% obesitas. Analisis chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan status gizi (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian ASI eksklusif berhubungan dengan status gizi bayi. Kata kunci: ASI eksklusif, status gizi, bayi.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

sinergi

Publisher

Subject

Aerospace Engineering Humanities Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Education Environmental Science Health Professions Immunology & microbiology Physics Social Sciences

Description

Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin adalah publikasi ilmiah yang bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran gagasan, riset, serta temuan ilmiah yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, guna memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan masalah global. Jurnal ...