Kecemasan pada tahap awal persalinan disebabkan oleh rasa takut melahirkan. Takut akan rasa sakit yang meningkat, takut akan kerusakan atau gangguan bentuk tubuh seperti episiotomi, robekan, jahitan atau operasi caesar, juga Sang ibu takut menyakiti anaknya. Faktor pemahaman ibu tentang persalinan merupakan faktor yang sangat penting yang mempengaruhi mobilitas atau tidak. Ibu yang menderita kecemasan atau stres memengaruhi hipotalamus untuk merangsang kelenjar adrenal yang mengontrol kelenjar pituitari. Terapi musik adalah proses yang menghubungkan aspek penyembuhan musik dengan kondisi dan situasi kebutuhan fisik, emosional, spiritual, spiritual, kognitif dan sosial. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh Terapi Musik Dalam Menurunkan Kecemasan pada ibu bersalin pada kala I Fase Aktif. Jenis penelitian ini yaitu survey analitik dengan pendekatan Quasi Experimental Design yaitu dengan melihat sebelum dan sesudah diberikan terapi music dengan sampel yaitu 30 orang. Variabel dependen adalah tingkat kecemasan.Variabel independen adalah terapi musik. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistik chi square. Metode pengumpulan data menggunakan data primer. Didapatkan hasil tingkat kecemasan ringan sebanyak 56,7%. Ada hubungan yang signifikan antara pemberian terapi musik dengan tingkat kecemasan pada ibu bersalin dengan nilai p (0,003) dan OR (0,056). Diharapkan bidan dalam hal ini tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan di tempat praktik untuk melakukan terapi musik yang akan berguna untuk mengurangi tingkat kecemasan pada saat ibu bersalin. Kata Kunci : Persalinan, Terapi musik, tingkat kecemasan
Copyrights © 2024