Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana status pegawai dan kualitas pelayanan kesehatan memengaruhi tingkat kepuasan kerja pegawai di PT PLN (Persero) UP3 Flores Bagian Barat, dengan motivasi kerja sebagai faktor yang menghubungkan kedua variabel tersebut. Fenomena yang diteliti mencakup perbedaan fasilitas yang diterima oleh pegawai dengan status HCMS dan Non-HCMS, khususnya setelah pensiun, serta kualitas pelayanan kesehatan yang diterima oleh pegawai saat bekerja. Melalui pendekatan kuantitatif dengan metode analisis jalur, penelitian ini menggunakan data yang diperoleh dari kuesioner yang disebarkan kepada pegawai di PT PLN (Persero) UP3 Flores Bagian Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun status pegawai tidak berpengaruh langsung terhadap motivasi atau kepuasan kerja, kualitas pelayanan kesehatan yang diterima pegawai memiliki pengaruh signifikan terhadap kedua hal tersebut. Pegawai yang menerima pelayanan kesehatan yang lebih baik cenderung merasa lebih puas dengan pekerjaan mereka, yang pada akhirnya meningkatkan motivasi dan kinerja mereka di perusahaan. Penelitian ini memberikan wawasan bahwa perbaikan dalam kualitas pelayanan kesehatan dapat menjadi salah satu kunci utama untuk meningkatkan kepuasan kerja pegawai. Oleh karena itu, disarankan agar PT PLN (Persero) terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang tersedia bagi pegawai, baik yang aktif maupun yang sudah pensiun, guna mendukung kesejahteraan mereka secara keseluruhan.
Copyrights © 2025