Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji pengaruh efikasi diri terhadap kelelahan akademik (academic burnout) pada mahasiswa Universitas Negeri Medan (UNIMED). Efikasi diri didefinisikan sebagai keyakinan seseorang terhadap kemampuan mereka untuk menyelesaikan berbagai jenis pekerjaan,sedangkan burnout akademik mengacu pada kelelahan emosional, sikap negatif terhadap tugas akademik, dan rasa kurang kompeten yang dapat memengaruhi kinerja mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan 182 mahasiswa yang dipilih dengan teknik sample random sampling. Data diakumulasi dengan instrumen School Burnout Inventory (SBI) dan skala efikasi diri. Hasil analisis regresi linier sederhana memperlihatkan bahwa efikasi diri mempunyai hubungan negatif dengan burnout akademik, di mana pengaruh efikasi diri hanya menjelaskan sebesar 11,5% dari variasi academic burnout, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Temuan ini memperlihatkan bahwa mahasiswa dengan efikasi diri yang besar lebih mampu mengatasi tekanan perkuliahan dan cenderung terhindar dari burnout. Oleh karena itu, diperlukan intervensi seperti pelatihan peningkatan efikasi diri, layanan konseling, dan dukungan psikologis untuk meningkatkan kesejahteraan mahasiswa. Peneliti berharap penelitian ini dapat menjadi referensi bagi universitas dalam merancang kebijakan yang mendukung kesehatan mental mahasiswa.
Copyrights © 2025