Fenomena perundungan (bullying) di lingkungan sekolah merupakan masalah yang semakin mendapat perhatian, terutama di sekolah-sekolah Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran manajemen kesiswaan dalam mengatasi perundungan di sekolah Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus di beberapa sekolah Islam di Indonesia. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan kepala sekolah, guru bimbingan dan konseling, serta siswa, serta observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kesiswaan di sekolah Islam berperan penting dalam pencegahan dan penanganan perundungan melalui berbagai pendekatan, seperti pembentukan nilai-nilai karakter islami, pendidikan anti-perundungan, dan pemantauan interaksi antar siswa. Selain itu, manajemen kesiswaan juga melibatkan orang tua dalam proses pengawasan dan pemecahan masalah perundungan. Namun, tantangan yang dihadapi adalah kurangnya sumber daya yang memadai serta keterbatasan waktu yang tersedia untuk fokus pada pembentukan karakter siswa secara maksimal. Penelitian ini merekomendasikan agar sekolah Islam lebih memperkuat sistem manajemen kesiswaan dengan melibatkan berbagai pihak dalam upaya pencegahan dan penanggulangan perundungan, serta meningkatkan pelatihan bagi tenaga pendidik dan siswa untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi semua pihak.
Copyrights © 2024