Latar Belakang: Trakeostomi umumnya digambarkan sebagai prosedur yang melibatkanpembukaan trakea dan mengarahkannya ke permukaan kulit. Ini adalah prosedur yang umum dilakukansaat ini untuk mengatasi obstruksi jalan napas bagian atas, untuk ventilasi tekanan positif intermiten dantoileting paru-paru, namun tindakan ini memiliki komplikasi. Komplikasi dini trakeostomi, baik elektifataupun darurat, meliputi perdarahan, emfisema subkutan, infeksi luka, displacement tabung danobstruksi tabung. Pneumomediastinum, fistula trakeoesofageal, pneumotoraks, dan cedera saraf laringjuga merupakan komplikasi dari trakeostomi namun lebih jarang terjadi Tujuan: Mengetahui gambaranklinis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, dan terapi dari perdarahan prestoma pasca trakestomiuntuk mencegah mortalitas pasien. Laporan kasus: Disajikan kasus obstuksi jalan napas atas Jackson 1oleh karena karsinoma laring, dengan karakteristik pria 67 tahun dengan keluhan sesak, sesak di rasakansejak 1 minggu yang lalu, sesak bertambah berat terutama saat aktivitas. Pasien memiliki riwayat terdiagnosiskarsinoma laring sejak tahun 2019 dan belum pernah memiliki riwayat berobat sebelumnya. Pasiendirencakan untuk tindakan trakeostomi. Kesimpulan: Kasus perdarahan pasca trakeostomi merupakankasus yang jarang terjadi, namun memiliki tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi sehinggamemerlukan diagnosis tepat dan tatalaksana segera.
Copyrights © 2024