Inverted papilloma merupakan salah satu tumor jinak pada epitel mukosa dari rongga hidung dan sinus paranasalis. Tumor ini mempunyai kecenderungan rekurensi dan dapat berprogresi menjadi ganas seperti karsinoma sel skuamousa. Umumnya tumor ini didapati pada laki-laki berusia 40 hingga 70 tahun. Namun hingga sekarang masih belum bisa dipastikan penyebab timbulnya tumor ini. Dalam laporan kasus ini, akan dilaporkan seorang pasien laki-laki berusia 46 tahun yang telah menjalani operasi eksisi tumor setelah didapatkan benjolan pada rongga hidung kanan. Beberapa waktu kemudian, pasien kembali datang dengan munculnya kembali benjolan yang semakin besar pada rongga hidung kanan, disertai dengan gejala hidung buntu sebelah kanan, bengkak wajah kanan, tidak bisa mencium bau-bauan, keluar sekret darah seperti jelly, nyeri kepala, dan penurunan berat badan. Dari hasil CT Scan kepala didapatkan gambaran massa sinonasal disertai penyempitan airway disertai metastasis tulang. Dari pemeriksaan histopatologi awal didapatkan tumor inverted papilloma dengan displasia. Dari seluruh hasil tersebut dicurigai kasus inverted papilloma ini telah berkembang menjadi ganas. Sehingga pasien ini dilakukan tindakan pembedahan terbuka maksilektomi medial. Dari hasil operasi kemudian dilakukan histopatologi dengan hasil jaringan tumor inverted papilloma yang bertransformasi maligna menjadi karsinoma sel skuamosa
Copyrights © 2025