Penyaji berita televisi adalah orang terdepan dalam penampilan di televisi. Tugas mereka adalah memandu talk show dalam satu topik acara dengan narasumber dan bisa saja ada beberapa orang audiens serta memandu reporter di lapangan dari studio. Penyaji berita televisi dituntut kemampuannnya menggunakan bahasa jurnalistik dalam mengolah isi berita agar ringkas, singkat, padat, tertib, dan jelas sesuai dengan kaidah bahasa jurnalistik. Kemampuan penyaji berita televisi dalam membahas setiap persoalan harus dapat dimengerti dengan mudah diterima oleh semua kalangan yang menontonnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kemampuan penggunaan bahasa jurnalistik penyaji berita. Penelitian menggunakan karakteristik bahasa jurnalistik menurut John Hohenberg dalam (Anwar 2004:3) yang terdiri dari lima bagian, yaitu: ringkas, singkat, jelas, tertib, dan menarik. Subjek penelitian adalah lembaga penyiaran televisi lokal di Padang TV dengan program siaran “Sumbar Rancak Bana” yang dipandu penyaji berita. Hasil penelitian berupa paparan tentang wujud kemampuan penggunaan bahasa jurnalistik penyaji berita.Kata kunci: bahasa jurnalistik, penyaji berita televisi, dan lembaga penyiaran televisi
Copyrights © 2019